Selasa, 19 Agustus 2014

Review Novel Rhapsody;Selalu Ada Alasan Untuk Pulang

Mahir Pradana
Gagasmedia, 2013
322 Halaman
Rp. 48. 000

Blurb

Hei, di sebelah dunia bagian mana kau sedang berada?

Sudah bertahun-tahun kau dan aku mencari arah.
Berkali-kali jatuh cinta pada selatan.
Menaruh keraguan pada barat.
Terus menunggu isyarat timur.
Hingga utara pun sudah tak lagi kita percaya.

Sudah kujejaki banyak kisah, kutemui pula banyak luka.
Ternyata, pada kisah lalu milik kitalah harapan itu tetap ada.

Masih kuatkah kau dan aku berjalan?
Atau, kali ini, mungkin pulang akan menjadi jawaban

***

Saya membeli novel ini karena tertarik dengan alur cerita yang disajikannya sehabis saya membaca review teman. Saya penasaran dengan apa yang diceritakan di dalamnya. Dan karena ini adalah novel dari pengarang yang belum pernah saya baca karangan sebelumnya, saya semakin tertarik.

***
Rhapsody bercerita mengenai Al. Seorang anak yatim piatu yang terobsesi untuk membangun sebuah hostel di tempat kelahirannya. Makassar. Al yang saat itu dipandang sebelah mata karena niatnya untuk membangun hostel tetap ingin meneruskan bisnis mendiang ayahnya itu. Dibantu oleh bebi-seorang waria mantan pekerja salon kakaknya Al dahulu Al membangun hostel yang diberi nama "Makassar Paradise" dari nol. Jarang wisatawan dalam negeri maupun wisatawan luar negeri yang berkunjung ke hostel tersebut. Karena pada saat itu hostel sangatlah dipandang sebelah mata. Sampai seseorang hadir dalam kehidupan Al dan mengubah hostel tersebut menjadi hidup.

Miguel. Seorang keturunan Mediterania, Spanyol yang tiba-tiba datang menemui Al di hostelnya. Miguel ternyata anak dari seorang ibu lanjut usia yang beberapa tahun lalu Al tolong pada saat di Berlin. Miguel mengaku ingin melakukan balas budi terhadap Al karena Al sudah membantu ibunya saat itu. Sejak kehadiran Miguel, hostel "Makassar Paradise" pun hidup dan didatangi banyak wisatawan.

Al adalah manusia biasa yang mempunyai cinta dan masa lalu. Dulu, saat SMP Al pernah berpacaran dengan Sari. Namun karena masih anak-anak pada saat itu Al hanya berpacaran melalui media telpon tanpa pernah bertemu. Karena pada waktu itu Sari harus pindah ke Jakarta untuk ikut ayahnya yang berpindah tugas. Dan hubungan itu hanya bertahan selama empat bulan. Setelah berpacaran dengan Sari, Al berpacaran dengan Nadia dan melakukan tour Eropa bersamanya. Namun hubungannya dengan Nadia pun kandas setelah dua tahun lamanya.
"Mengapa menggunakan kata "jatuh"? apakah karena ketika kita merasakan cinta, kita tidak bisa mengendalikan diri? Apakah sebaiknya kita pasrah saja ketika "jatuh" dan menunggu sampai terbentur di dasar? Jangan salahkan gravitasi ketika jatuh cinta, kata Einstein. Kalau begitu apa yang membuat kita begitu hilang kendali?" - (hal. 135) 

Al hidup sendirian di tengah hostelnya. Sedangkan kakaknya, Siska tinggal di rumah lama milik ayah dan ibunya dulu. Banyak hal yang terjadi setelah Miguel datang dan hostelnya laku keras. Termasuk Sari yang masuk kedalam kehidupannya kembali. Yang semenjak kedatangannya membuat Al jatuh cinta kembali. Membuat Al harus memupuskan harapan. Namun, Al harus terpuruk kembali setelah mendapatkan ayah dan ibunya pergi. Banyak hal yang membuat Al jatuh. Akankah ada keajaiban datang kepada Al?

"God creates feelings like love, hate, happiness or fears, although love is sometimes hidden behind the mists... But with our togetherness that will last through the years, we're going to see that true lovereally exists..." - (Hal. 303)
***

Rhapsody memiliki sudut pandang orang pertama. Mempunyai alur cerita maju-mundur yang sangat berbeda dari novel lainnya. Mengapa dikatakan alur mundur? karena disini tokoh utama, Al bercerita tentang masa lalunya pada saat awal ia membentuk hostel dan maju menceritakan apa yang terjadi setelahnya. Tetapi juga flashback untuk menceritakan masa pertemuannya dengan Sari maupun Nadia.

Tokoh-tokoh yang dihadirkan mempunyai sifat yang melekat. Seperti bebi-seorang waria yang selalu menggunakan bahasa banci serta okkots Makassarnya yang khas. Membuat cerita yang dihadirkan menggelitik beberapa saat.

Di setiap bab terdapat Lesson of Life yang sangat bagus untuk direnungkan. Dan juga beberapa kutipan lagu-lagu Coldplay yang menambah suasana ceritanya menjadi hidup.

Namun, seberapa bagus novel  itu dibuat tetap saja ada nilai minusnya. Pada halaman 110 dijelaskan bahwa Sari mengunjungi hostel Al pada tanggal 1 November 2012. Disitu tepat mereka bertemu kembali setelah hampir 10 tahun tidak bertemu. Dan Sari berkenalan dengan Miguel. Namun, di halaman 231 dijelaskan kejadian kapal tenggelam di pulau Rote yang mengakibatkan Miguel tewas terjadi pada tanggal 11 Desember 2011. Saya bingung, apakah terjadi kesalahan penulisan tahun atau saya yang tidak mengerti alur ceritanya? .__.

Oh iya, satu lagi. Ditemukan typo di halaman 273 pada kata "jugar" yang seharusnya ditulis "juga".

Untuk seluruhnya novel ini sangat bagus. Akhir ceritanya unpredictable banget. Alurnya yang sangat berbeda dari novel biasanya menjadikan novel ini menjadi satu kesatuan yang sangat sempurna. 4 bintang untuk novel ini. Recommended !!



Review: Novel Selamat Datang, Cinta

 Odet Rahmawati
Gagasmedia, Cetakan Pertama, 2013
224 Halaman
Rp. 35.000

Blurb

Bisakah kau berhenti bersedih?

Lalu, lihat aku yang selalu bersamamu.

Bisakah berhenti memunggungi masa depan?
Percayalah, semua akan baik-baik saja selama kau bersamaku.
Kau butuh kepercayaan untuk membunuh semua keraguan.
Dan aku... membutuhkan kesempatan untuk mengajakmu bahagia di hari selanjutnya.
Kurasa, ini waktu yang tepat untuk berpindah hati.


***

Kenapa memilih untuk membeli novel ini karena saya tertarik untuk membacanya setelah membaca review tentang novel ini di nyunyu.com. Dan karena saya ingin membaca buku dari pengarang terbaru untuk melengkapi RC saya di tahun ini hehe. Walaupun saya sudah tau bahwa novel ini berakhir bahagia tapi tetap saja saya penasaran ingin membacanya. Dan agak sempet nyesel sih karena membelinya.

***

Selamat Datang, Cinta bercerita tentang Alona yang masih selalu memikirkan masa lalunya Galih Fauzan. Alona menyimpan semua misteri hidupnya dalam hati. Tak pernah ia menangis karena ia tidak ingin terlihat lemah di depan orang-orang yang ia sayang. Termasuk di depan Bastian, sahabat dari ia sejak kecil yang sangat tahu betul perasaan yang sedang dirasakan oleh Alona. Seberapapun Alona menutupinya. Bastian yang juga selalu menutup diri dari Alona tentang masalah pribadinya membuat Alona kesal terkadang. Alona merasa Bastian tidak mempercayainya penuh. Bastian yang tinggal di Jakarta membuat intensitas hubungannya dengan Alona tidak seperti dulu lagi. Ia jarang bertemu, hanya dengan skype/bbm/telfon/sms mereka melakukan komunikasi.
"Adakah yang lebih menyenangkan daripada saat kita mampu berbicara secara langsung dengan orang-orang terkasih, tanpa terhalang layar beradiasi dan kamera kecil di sana?"(Hal. 93)
Sampai pada suatu ketika Bastian kabur dari rumahnya dan ditemukan Alona di rumah sakit daerah Yogyakarta dengan luka babak belur di tubuhnya. Bastian mempunyai masalah keluarga yang sangat pelik. Sampai ia berkata hidupnya tidak adil karena ayahnya selalu membandingkan ia dengan kakaknya. Sampai akhirnya sebuah rahasia masa lalu terungkap melalui bibir ibu Bastian yang sangat Bastian sayangi.

"Disakiti sama orang yang kita sayang itu lebih menyakitkan. Ketimbang sama orang yang benci sama kita." suara Bastian memelan. (Hal. 59)

Cafe Black Canyon Coffee yang selalu mengingkat Alona tentang kenangan Galih pun selalu menghantui Alona. Alona sudah mengusir kenangan itu pergi. Namun kenangan itu selalu datang menghampiri pada masa-masa tertentu. Membuat Alona gerah. Sudah tiga tahun Galih memutuskan hubungan dengan Alona dan pergi meninggalkan Alona tanpa kabar. Sampai suatu ketika, amplop surat beserta undangan datang ke alamat rumah Alona. Galih, ia mengirimkan surat dengan permintaan maaf di dalamnya serta rangkaian kata yang membuat hati Alona terenyuh. Alona bingung saat itu. Di satu sisi ia sangat merindukan Galih. Di sisi lain ia sangat membenci Galih yang seenaknya memutuskan hubungan mereka sepihak. Sampai akhirnya Alona membuat keputusan yang membawanya pada kebahagiaan.
"Tapi butuh keberanian yang besar pula untuk mengizinkan kembali seseorang masuk ke dalam kehidupannya. Butuh rasa siap yang luar biasa untuk menjalani hubungan dengan seseorang-yang tidak menutup kemungkinan akan menyakitinya lagi." (Hal. 31-32) 
***

Selamat Datang,Cinta menggunakan PoV ke 3. Cerita ini dibuat dengan alur maju dan ditambahkan flashback untuk memberikan alasan-alasan tertentu. Novel ini sama seperti yang lain. Menceritakan tentang persahabatan, masa lalu, penerimaan dan berakhir bahagia. Saya tidak menemukan sensasi greget dalam novel ini. Namun dilihat karena ini novel debut jadi lumayan terbilang bagus.

Di novel ini penggambaran tokoh tidak terlalu detail. Dan sifat dari masing-masing tokoh pun tidak terlalu dijelaskan. Hanya dijelaskan pada tokoh Alona yang sangat menyukai kopi. Penjabaran cerita yang dijabarkan dari seluruh tokoh membuat saya pusing. Terkesan tidak beraturan.

Di novel ini juga ditemukan typo pada halaman 48. Kata yang seharusnya "jomblonya" tertulis "jomlonya". Dan kenapa saya agak menyesal membeli novel ini karena tidak seperti yang saya harapkan pada ceritanya. Untuk semuanya saya memberikan bintang 2,5 untuk novel ini.




Rabu, 02 April 2014

Review Novel Melbourne;Rewind

Winna Efendi
Gagasmedia, 2013
328 Halaman
Rp. 52.000,-

Blurb

Pembaca tersayang,

Kehangatan Melbourne membawa siapa pun untuk bahagia. Winna Efendi menceritakan potongan cerita cinta dari Benua Australia, semanis karya-karya sebelumnya: Ai, Refrain, Unforgettable, Remember When, dan Truth or Dare.

Seperti kali ini, Winna menulis tentang masa lalu, jatuh cinta, dan kehilangan.

Max dan Laura dulu pernah saling jatuh cinta, bertemu lagi dalam satu celah waktu. Cerita Max dan Laura pun bergulir di sebuah bar terpencil di daerah West Melbourne. Keduanya bertanya-tanya tentang perasaan satu sama lain. Bermain-main dengan keputusan, kenangan, dan kesempatan. Mempertaruhkan hati di atas harapan yang sebenarnya kurang pasti.

Setiap tempat punya cerita.

Dan bersama surat ini, kami kirimkan cerita dari Melbourne bersama pilihan lagu-lagu kenangan Max dan Laura.

Enjoy the journey,

EDITOR
***

Akhirnya selesai juga baca novel ini. Sudah lama aku ingin membaca novel ini. Salah satu novel dari penulis terkenal, kak Winna. Setelah sukses dengan novel Ai serta Refrain, kak Winna pun menghadirkan Melbourne dengan cantik. Melbourne merupakan salah satu seri STPC yang merupakan project dari Gagasmedia dan Bukune. Dengan cover yang terkesan simple dan kartu pos yang cantik, Melbourne hadir dengan warnanya sendiri.

Melbourne:Rewind bercerita tentang Max dan Laura yang ingin menuntaskan perasaan masa lalunya. Dihadapkan dengan konflik-konflik yang menyadarkan bahwa cintanya sampai sekarang masih sama. Persahabatannya dengan Cee membuat Laura bertemu dengan Evan. Seorang dokter hewan yang membuatnya merasakan getaran cinta yang sudah lama tak ia rasakan. Lewat lagu-lagu yang hadir di playlist walkman andalannya, Laura bercerita mengenai hidupnya. Tentang dia dan Max. Laura terlalu takut untuk membuka hatinya kembali. Takut akan kehilangan seperti lima tahun yang lalu saat ia melepas Max untuk pergi menjemput impiannya di New York. Namun, sekarang Max telah kembali untuk mempertanyakan perasaan Laura. Tentang masih atau tidaknya perasaan itu seperti dahulu.

"You can meet someone who's just right, but he might not be meant for you. You break up, you lose things, you never feel the same again. But maybe you should stop questioning why. Maybe you should just accept it and move on."

"Just like how this one particular song reminds me of a person I used to know."

***

Melbourne:Rewind memiliki sudut pandang orang pertama. Adegan per adegan dijabarkan dalam sudut pandang Max dan Laura. Novel ini berisikan banyak narasi dan sedikit dialog. Namun, disetiap dialog yang ada mempunyai banyak makna dan sangat menyentuh. Di novel ini, kak Winna banyak menyisipkan penggalan lagu serta menampilkan judul lagu-lagu yang menjadi backsound disetiap adegannya. Lagu-lagu ini menjadikan pelengkap untuk setiap adegan di novel ini.

Di novel ini kita akan dihadapkan oleh konflik persahabatan, cinta baru yang salah dan cinta masa lalu yang tidak selalu buruk. Novel ini berbeda dengan novel STPC lainnya. Disamping karena novel ini memiliki banyak narasi dibanding dialog, novel ini pun memiliki ending yang berbeda dengan novel STPC lainnya. It's sweet over all.

Dan dibagian awal bab baru, selalu ada kata-kata bagus yang kak Winna sisipkan. Sepeti kata-kata di bawah ini.

"You can talk with someone for years, everyday, and still, it won't mean as much as what you can have when you sit in front of someone, not saying a word, yet you feel that person with your heart. You feel like you have known the person for forever... Connections are made with the heart, not the tongue." - C. Joy Bell C
Dan novel ini sangat recommended buat kamu pecinta novel romance. Apalagi buat kamu yang lagi seneng baca seri Setiap Tempat Punya Cerita.